Laman

Rabu, 10 Oktober 2018

Iblis dan Setan Sebagai Pelaku Hoaks Pertama Ingin Minta Pensiun


Iblis dan Setan Sebagai  Pelaku Hoaks Pertama Ingin Minta Pensiun

Ya Ahbabul Kirom,
Suatu saat Rasulullah bertanya kpd para sahabat, apakah kalian takut dg kemiskinan, takut dg penyakit dan takut dg hukuman ? Na'am Ya Rasulullah. Kemudian Rasulullah berkata, begitupula kalian pasti takut dg kebohongan atau korban dari kebohongan.

Nabi Adam adalah korban hoaks pertama dari bisikan syetan. Al-Qur’an merangkum kisah ini dalam Al-A’raf 19-22 dengan mengawali kehidupan Nabi Adam dan isterinya di surga:
وَيَا آدَمُ اسْكُنْ أَنتَ وَزَوْجُكَ الْجَنَّةَ فَكُلَا مِنْ حَيْثُ شِئْتُمَا وَلَا تَقْرَبَا هَٰذِهِ الشَّجَرَةَ فَتَكُونَا مِنَ الظَّالِمِينَ
“(Dan Allah berfirman): “Hai Adam bertempat tinggallah kamu dan isterimu di surga serta makanlah olehmu berdua (buah-buahan) di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu berdua mendekati pohon ini, lalu menjadilah kamu berdua termasuk orang-orang yang zalim”.

Peran syetan diawali dengan pemutarbalikan fakta larangan dari Allah dengan bumbu kalimat penuh dusta:
فَوَسْوَسَ لَهُمَا الشَّيْطَانُ لِيُبْدِيَ لَهُمَا مَا وُورِيَ عَنْهُمَا مِن سَوْآتِهِمَا وَقَالَ مَا نَهَاكُمَا رَبُّكُمَا عَنْ هَٰذِهِ الشَّجَرَةِ إِلَّا أَن تَكُونَا مَلَكَيْنِ أَوْ تَكُونَا مِنَ الْخَالِدِينَ
“Maka syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan syaitan berkata: “Tuhan kamu tidak melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam surga)”.

Ya Ahbabul Kirom,
Jadi syetan membuat hoaks, “Allah melarang kamu makan buah khuldi ini supaya kamu tidak jadi malaikat dan tidak hidup kekal di surga”
Seperti gaya pembuat hoaks syetan pun berlagak sok bijaksana:
وَقَاسَمَهُمَا إِنِّي لَكُمَا لَمِنَ النَّاصِحِينَ (21) فَدَلَّاهُمَا بِغُرُورٍ ۚ
“Dan dia (syaitan) bersumpah kepada keduanya. “Sesungguhnya saya adalah termasuk orang yang memberi nasehat kepada kamu berdua”, maka syaitan membujuk keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu dayanya… ”

Sekarang yang ahli membuat kebohongan, berita palsu, penebar kebencian adalah manusia. Peran Syetan diganti oleh manusia. Syetan akan pensiun dini dari hoaks ?
Wallahu A’lam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar